Tampilkan postingan dengan label Sejarah Nabi dan Rosul. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah Nabi dan Rosul. Tampilkan semua postingan

Sejarah Singkat Nabi Shaleh As - Sejarah 25 Nabi Dan Rosul

Sejarah Singkat Nabi Shaleh As - Sejarah 25 Nabi Dan Rosul - Nabi Shaleh as ialah anak Ubaid bin Jubir bin Tsamud. Beliau ditugaskan kepada kaum Tsamud yang bertempat tinggal di buki-bukit, bekas negeri kediaman kaum Ad yang telah hancur binasa. Letaknya ialah antara Hijaz dan Syam sebelah Tenggara negeri Madyan. Seperti kaum Ad, kaum Tsamud ini juga dilimpahi kemakmuran dan kesenangan namun sangat disayangkan mereka menyembah berhala.

Allah SWT memkasihkan keistimewaan (mu\\\'jizat) kepada Rosul-Nya sebagai bukti keRosulan. Nabi Shaleh memiliki mu\\\'jizat yaitu dapat mengeluarkan unta betina dari salah satu batu besar dengan izin Allah. NabiShaleh berpesan kepada kaumnya supaya unta itu dibiarkan makan dan minum dengan bebas tanpa adanya gangguan, dan air susunya boleh mereka minum. Namun kaum Tsamud melanggar larangan itu. Unta tersebut mereka sembelih, lalu mereka mendatangi Nabi Shaleh seraya berkata : \\\"Unta itu telah kami sembelih. Jika benar engkau utusan Allah, datangkanlah kepada kami siksa Allah yang sangat pedih!\".

Nabi Shaleh menjawab : \\\"Kalian boleh menyaksikan sendiri, siksaan Allah itu akan segera tiba!\".

Nabi Shaleh mengajak pengikut-pengikutnya yang kasihman dan berjumlah 120 orang untuk meninggalkan negeri mereka yang sebentar lagi akan terkena kutukan Allah. Sebelum pergi Nabi Shaleh berkata kepada kaumnya yang ingkar : \\\"Hai kaumku! Aku telah menyampaikan amanat Tuhan! Aku telah memkasih peringatan, namun ternyata kalian tidak menyukai orang yang memkasih peringatann!\\\".

\\\"Akhirnya mereka ditimpa gempa bumi dan merekapun mati di negerinya\\\".

Akhirnya Nabi Shaleh dan 120 pengikutnya pindah ke Hadral Maut. Menurut riwayat lain, mereka menetap di Makkah. .
Demikianlah ulasan mengenai Sejarah Singkat Nabi Shaleh As - Sejarah 25 Nabi Dan Rosul. Semoga bermanfaat.

Baca Selengkapnya

Sejarah Singkat Nabi Hud As - Sejarah 25 Nabi Dan Rosul

Sejarah Singkat Nabi Hud As - Sejarah 25 Nabi Dan Rosul - Nabi Hud ialah keturunan Sam bin Nuh , Beliau diutus kepada kaumnya, yaitu kaum As yang tinggal di daerah Ahgaf sebelah Utara Hadral Maut. Kaum Ad yang memiliki bentuk tubuh yang besar kuat, memiliki keahlian membuat bangunanbangunan yang indah bentengbentang yang kokoh. Mereka memiliki kebunkebun laglag pertanian yang lu subur sehingga hilnya melimpah ruah. Namun sayang sekali kaum Ad sangat durhaka kepada Allah dengan cara menyembah berhala.

Nabi Hud menyerukan supaya mereka meninggalkan kekafiran mereka bertakwa kepada Allah SWT. Namun selama ratusan tahun Nabi Hud melaksanakan tug keannya hanya sedikit sekali yang mau kihman. Sebagian besar kaum Ad tetap menyembah berhala menjalankan kejahatankejahatan, bahkan mereka menantang supaya didatangkan azab dari Allah SWT.

Maka janji Allah pun datang, kaum Ad bina dengan didatangkannya angin sharshar (samun), yaitu angin topan yang sangat dahsyat dingin, ditimpakkan kepada mereka selama 7 malam 8 hari tanpa hentihentinya. Mereka (kaum Ad) pun roboh, bagaikan pohonpohon yang bertumbangan. Adapun Hud pengikutpengikutnya yang kihman terlep dari bencana itu. .
Demikianlah ulasan mengenai Sejarah Singkat Nabi Hud As - Sejarah 25 Nabi Dan Rosul. Semoga bermanfaat.

Baca Selengkapnya

Sejarah Singkat Nabi Nuh AS - 25 Nabi dan Rosul

Sejarah Singkat Nabi Nuh AS - 25 Nabi dan Rosul
Nabi Nuh as adalah keturunan Adam yang kesepuluh, ia ditugaskan kepada keturunannya Qabil dan Syits. Pada permulaannya, Nabi Nih disukai kaumnya, dikarenakan budi pekertinya yang baik. Namun, setelah Nabi Nuh as mulai mengembangkan ajaran-ajaran agama Allah SWT dan melarang kaumnya untuk berbuat jahat, maka kaumnyapun membencinya.

Nabi Nuh as menangis, karena kesedihannya atas keingkaran kaumnya. Selama ratusan tahun beliau menjalankan tugas kerasulan, namun hanya sedikit sekali yang mau beriman kepada Allah SWT. Karena itulah Allah menyuruh Nabi Nuh as untuk membuat perahu, karena Allah bermaksud menenggelamkan kaum yang durhaka itu. Janji Allah pun sampailah. Tidak lama setelah selesainya kapal kayu besar, berhembuslah angin topan yang sangat dahsyat. Hujan turun dengan lebat, mata air bersemburan dari mana-mana tidak henti-henti selama beberapa hari. Sehingga airpun bertambah tinggi dan bumi berubah menjadi lautan yang sangat luas.

Nabi Nuh as melaksanakan perintah Tuhannya. Naiklah beliau dengan orang-orang yang beriman ke ats bahtera sehingga selamatlah mereka dari banjir yang sangat dahsyat. Ketika kapal sedang berlayar, nabi Nuh melihat anaknya yang hampir tenggelam. Maka nabi Nuh memanggil anaknya : "Hai anakku! naiklah ke kapal bersama kami! Janganlah engkau menjadi manusia yang ingkar kepada Allah!"

Akan tetapi anak nabi Nuh tersebut menolak seruan bapaknya dan berusaha terus berlari ke arah pegunungan. Namu air bah segera menenggelamkannya. Menyaksikan hal itu Nabi Nuh sangat sedih. Dengan kesedihan yang mendalam akhirnya Nabi Nuh berdo'a : "Oh Tuhanku! anakku telah mati tenggelam sedangkan dia termasuk keluargaku, padahal Tuhan telah berjanji akan menyelamatkan keluarga kami!"

Allah berfirman : "Hai Nuh! sesungguhnya orang-orang yang durhaka itu bukanlah termasuk keluargamu!"

Begitulah... Dan akhirnya Nabi Nuh wafat pada usia 950 tahun, dan tidak kurang dari 910 tahun beliau melaksanakan tugas kerosulannya, namun hanya sedikit sekali yang beriman.
Itulah Sejarah Singkat Nabi Nuh AS - 25 Nabi dan Rosul.
Semoga Bermanfaat.

Baca Selengkapnya

Sejarah Singkat Nabi Idris AS - Sejarah Nabi dan Rosul

Sejarah Singkat Nabi Idris AS - Sejarah Nabi dan Rosul
Nabi Idris as mempunyai kakek yang bernama Nabi Nuh, ia adalah orang yang mula-mula pandai menulis, membaca, menjahit, ilmu perbintangan dan merancak kuda. Beliau sangat berani memerangi orang-orang durhaka. Demikian kuat dan perkasanya, sehingga beliau dijuluki "Asadul Usad" yang artinya "Singa dari Segala Singa".

Nabi Idris as banyak mempelajari Shahifah-shahifah yang diturunkan kepada Adam dan Syits. Kepada Nabi Idris as sendiri Allah menurunkan 30 shahifah yang berisikan petunjuk-petunjuk. Kemudian setelah wafat Allah mengangkat Nabi Idris as ke langit ke enam.

Nabi Idris as ditugaskan oleh Allah SWT untuk menginsafkan anak dan cucu Qabil yang durhaka. Qabil adalah anak Adam yang tertua, lahir bersama saudara kembarnya perempuan yang bernama iqlima. Kemudian lahir pula Habil dengan saudara kembarnya perempuan yang bernama Labuda. Menurut hukum perkawinan pada waktu itu, laki-laki harus menikah dengan perempuan yang lahirnya tidak bersamaan (bukan saudara kembarannya). Karena itu seharusnya Qabil menikah dengan Labuda dan Habil menikah dengan Iqlima. Akan tetapi Qabil berkeinginan menikah dengan Iqlima karena Iqlima lebih cantik daripada Labuda.

Sementara itu setan yang membenci dan mendendam terhadap manusia serta telah memperolah ijin dari Allah SWT untuk memperdaya nak cucu Adam yang kurang tabah, maka setanpun mulai menghasut Qabil sehingga timbullah niat jahat Qabil untuk membunuh Habil. Dan inilah dosa pembunuhan pertama yang dilakukan manusia.
Itulah Sejarah Singkat Nabi Idris AS - Sejarah Nabi dan Rosul
Semoga bermanfaat !!!

Baca Selengkapnya

Sejarah Singkat Nabi Adam AS - Nabi dan Rosul

Sejarah Singkat Nabi Adam AS - Nabi dan Rosul
Nabi Adam as adalah manusia pertama yang diciptakan oleh Allah SWT dari segumpal tanah. Dibentuk sedemikian rupa dengan sebaik-baiknya bentuk, kemudian ditiupkan roh kehidupan kedalamnya. Sebelumnya Tuhan telah menciptakan pula setan yang terbuat dari api yang sangat panas, begitu pula Allah telah menciptakan para Malaikat dari cahaya.

Allah mengajarkan kepada Adam nama-nama segala sesuatu. Setelah Adam pandai, Allah memanggil pada Malaikat dan setan serta menanyakan kepada mereka tentang nama-nama segala sesuatunya.

Para Malaikat menjawab : Maha Suci Allah, sesungguhnya kami tidak mengetahui segala sesuatu yang tidak diajarkan oleh Tuhan kepada kami. Tuhanlah yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

Kemudian Allah menyuruh Adam untuk menerangkan nama-nama segala sesuatu yang telah diajarkan itu. Setelah Adam menyebutkannya dengan lancar, Allah pun berfirman : "Hai Malaikat! tidakkah Kukatakan sejak semula, bahwa Aku lebih mengetahui segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi dan Aku lebih Mengetahui apa-apa yang kau tampakkan dan yang kau sembunyikan?"

Lalu Allah memerintahkan agar mereka bersujud kepada Nabi Adam, merekapun bersujud kecuali iblis yang enggan bersujud karena kesombongannya. Terhadap iblis yang ingkar itu Allah berfirman dalam QS. Al-Hijr ayat 32-35.

Sejak semula Adam tinggal di syurga tanpa adanya teman, kemudian Allah menciptakan pasangannnya yang diambil dari tulang rusuknya yaitu Hawa. Iblis yang terus berupaya menggoda Adam agar tidak tinggal lagi di syurga, menggunakan berbagai macam cara, diantaranya yaitu dengan membujuknya supaya memakan buah khuldi (buah kekal). Akhirnya Adampun terpedaya, kemudian ia meminta ampun kepada Allah SWT, dengan apa yang telah diperbuat selama di Syurga. Allahpun mengampuninya dan ia akhirnya tinggal di muka bumi ini.
Itulah Sejarah Singkat Nabi Adam AS - Nabi dan Rosul.
Semoga bermanfaat !!!!

Baca Selengkapnya
 
Copyright Empat Permata All Rights Reserved
Powered by Blogger